Banjir Bandang di Luwu, Satu Warga Meninggal Dunia

Banjir Bandang di Luwu, Satu Warga Meninggal Dunia

Daengmedia.comLuwu, Banjir merendam empat Kecamatan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, akibat hujan deras, Seorang warga dilaporkan meninggal dunia, Selasa (9/5/2023)

Sebanyak 1.950 rumah warga di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) terendam banjir bandang. Ada 1 warga dinyatakan meninggal dunia setelah terseret arus banjir.

“Kalau dari data kami sebanyak 1.950 rumah warga di 4 Kecamatan di Luwu yang terdampak banjir kemarin, tapi tidak ada kerusakan,” kata Kepala BPBD Luwu Alamsyah.

Alamsyah mengungkapkan, 4 Kecamatan yang terdampak banjir di antaranya, Kecamatan Bua, Walenrang Timur, Walenrang Utara, dan Kecamatan Lamasi Timur. Warga paruh baya bernama Yohana turut menjadi korban bencana tersebut.

“Ada 1 warga bernama Yohana (50) yang terseret arus banjir bandang, korban sudah ditemukan Tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia. Ada juga ratusan hektare sawah warga tapi kami masih asesmen,” ungkapnya.

Dia mengutarakan, banjir bandang yang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Luwu sekitar pukul 19.00 Wita, Senin (8/5). Tingginya intensitas hujan memicu beberapa sungai di Luwu meluap dan menggenangi permukiman warga.

“Memang yah intensitas hujan melanda Luwu kemarin itu seharian. Ini membuat beberapa sungai meluap dan masuk ke pemukiman warga,” ujarnya.

Menurut Alamsyah, saat ini kondisi banjir di beberapa wilayah sudah berangsur surut. Meski demikian, dirinya tetap mengimbau masyarakat untuk waspada mengingat kondisi cuaca buruk masih akan melanda Luwu beberapa hari ke depan.

“Sudah mulai surut, sementara kita asesmen untuk kerugian yang diterima masyarakat akibat banjir kemarin. Tapi masyarakat tetap harus waspada karena kondisi cuaca buruk masih akan melanda Luwu di beberapa hari ke depan,” ucapnya.

Adapun beberapa wilayah terdampak banjir di Kabupaten Luwu, di antaranya:

1. Kecamatan Lamasi Timur

Desa Pompengan : 50 rumah warga terendam
Desa Pompengan Tengah : 30 rumah terendam, 250 hektare (ha) sawah terendam, dan 200 hektare lahan pertanian.
2. Kecamatan Walenrang Utara

Desa Salutubu : 90 rumah terendam
Desa Pongko : 137 rumah terendam, lahan padi 87 hektare
Desa Bosso Timur : 80 rumah terendam, 50 ha lahan persawahan, 30 ha lahan pertanian terendam
3. Kecamatan Walenrang Timur

Desa lamasi Pantai : 50 rumah terendam, 100 ha lahan tambak terendam
4. Kecamatan Bua

Kelurahan Sakti : 300 rumah terendam
Desa Tanarigella : 193 rumah terendam
Desa Paberassang : 401 rumah terendam
Desa Barowa : 572 rumah terendam
Desa Posi : 25 rumah terendam
Desa Tiromanda : 12 rumah terendam
Desa Padangkalua : 40 rumah terendam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *