Karang Taruna Tamarunang Gelar Sosialisasi PHBS

BERITA22 Dilihat

GOWADM, Karang Taruna Kelurahan Tamarunang, kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, bekerja sama dengan Poltekes Muhammadiyah Makassar mensosialisasikan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), disertai dengan pemeriksaan golongan darah di tiga Sekolah Dasar.

Kali ini sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan adalah SDI. Tamarunang, SDI. Panggengtungan Selatan, SDI Panggengtungan Utara. Ketiga sekolah ini masih berada di satu wilayah Yang berada di Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Sabtu 22 Januari 2022 , di hadiri oleh Korwil bidang pendidikan kecamatan Somba Opu, Camat Somba Opu, Lurah Tamarunang, Ketua MPKT Tamarunang, Kasi kesejahteraan Sosial Kec Somba Opu, Kasi Pemerintahan Kel Tamarunang, Sekretaris Karang Taruna kecamatan Somba Opu, beserta Guru dan kepala Sekolah Dasar, Kelurahan Tamarunang, kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

 

Ketua Karang Taruna, Parawansyah Dg. Mattawang mangatakan “kegiatan ini kali pertama dilaksanakan dalam kepemimpinannya setelah baru – baru ini terpilih dan di lantik menjadi ketua karang taruna di kelurahan Tamarunang, kecamatan Somba Opu, kabupaten Gowa.

” Untuk sosialisasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS), sekaligus dirangkaikan dengan pemeriksaan golongan darah di Tiga SD ini baru kali pertamana saya adakan setelah saya terpilih sebagai ketua karang taruna, “ucap” Parawansyah Dg. Mattawang, (22/01/2022).

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Sekolah adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik, guru dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat.

“Jadi dalam kegiatan ini kami bekerja sama dengan Poltekes Muhammadiyah Makassar, dan saya menganggap kegiatan ini sangatlah penting untuk dilaksanakan, kenapa dalam PHBS ini dirangkaikan dengan pemeriksaan golongan darah? Karena banyak diantar kita yang tidak tahu golongan darahnya itu apa. Dan ini juga saya anggap sangat penting untuk kita ketahui, “ungkapnya.

Munculnya berbagai penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah (usia 6-10), ternyata umumnya berkaitan dengan PHBS.

” Munculnya berbagai penyakit itu karena kurangnya kesadaran untuk menjaga PHBS ini. Apa lagi saat ini ada virus covid – 19 dan varian baru Omicron, oleh karena itu, penanaman nilai-nilai PHBS disekolah merupakan kebutuhan mutlak dan dapat dilakukan melalui pendekatan usaha kesehatan Sekolah (UKS), dan PHBS ini juga menjadi poin bagi tiap – tiap sekolah untuk mengikuti sekolah adiwiyata, ” Dan terimah kasih kepada panitia kegiatan dan para kader Karang Taruna Kel Tamarunang. Tutupnya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *